Struktur Anatomi Organ Vegetatif Tumbuhan Angiospermae

Struktur Anatomi Organ Vegetatif Tumbuhan Angiospermae

Artikel ini bukan sebagai acuan pustaka!

Setelah Anda mempelajari morfologi luar dari berbagai jenis tumbuhan, sekaranglah saatnya Anda melihat ke dalam bagaimana ‘dalaman’ dari tumbuhan tersebut-khusus angiosperme. Yang paling penting sebelum Anda memulai praktikum ini adalah pastikan Anda sudah pAndai dalam menggunakan silet. Kehati-hatian dan kecematan Anda dalam menggunakan silet akan menentukan kesuksesan praktikum ini.

What the amazing moment?
Praktikum ini menggunakan bahan-bahan jagung, kacang tanah, dan ficus elastika. Jagung mewakili tanaman monokotil, kacang tanah dikotil, dan ficus (silakan tebak??). Anda akan menggunakan anilis sulfat yang berfungsi untuk mewarnai lignin yang terdapat dalam jaringan tubuh tumbuhan. Jaringan yang terwarnai lignin akan berubah menjadi lebih berwarna kecoklatan atau kuning. Anda kan melihat dengan jelas bagaimana penyebaran lignin dalam jaringan tumbuhan. Bagian xilem dan floem akan terlihat lebih coklat (banyak lignin) sesuai dengan fungsinya yaitu sebagai penguat jaringan tubuh tumbuhan. Akar jagung memiliki persebaran pembuluh yang teratur di akar dan tersebar di batang. Hal sebaliknya terjadi pada kacang tanah. Pada sayatan jagung, pastikan Anda dapat menumkan sel buliform, yaitu, sel epidermis dengan bentuk yang lebih besar dari pada sel-sel epidermis di sekitarnya. Biasanya terletak dalam satu rangkaian yang terdiri dari 3-6 sel buliform. Jika Anda beruntung Anda kana menemukan struktur litosis pada daun ficus. Litosis juga bagian dari epidermis. Selanjutnya, tentu saja bisa dilihat tentang transpirasi tumbuhan. Ready?. Lihat juga semua materi di sini.

http://www.youtube.com/watch?v=U7fYCAMEx4o

Useful Link: botany, excellup

 

Lihat Juga: Tips Menulis, Petunjuk Penulisan Laporan, dan Tips Praktikum.

Leave a Reply

© 2017 bios-logos

Theme by Anders NorenUp ↑