Salam Fauna! Itulah yang didengungkan oleh para pecinta satwa liar yang tergabung dalam UKF, Uni Konservasi Fauna, sebuah unit kegiatan mahasiswa di Institut Pertanian Bogor. Mereka bekerja dalam bidang edukasi konservasi, menanamkan nilai-nilai kecintaan terhadap satwa, yang akhirnya akan mendukung gerakan konservasi alam itu sendiri.

Berawal dari kecintaan penulis terhadap satwa Primata, penulis bergabung dalam Divisi Konservasi Primata UKF. Di sini, penulis banyak belajar mengenai primata dan konservasi primata. Salah satunya adalah yang akan penulis sampaikan berikut ini.

[Terstruktur] Primata dikenal sebagai mamalia yang hidup berkelompok. Pejantan alfa merupakan pemimpin dalam setiap kelompok primata. Dia adalah jantan terkuat yang berada dalam kelompok. Para anak-anak biasanya berada dalam lindungan atau pengawasan induknya saat mencari makan. Jika suatu saat terjadi perselisihan, maka pejantan alfa biasanya akan maju menghalau lawan yang datang. Pemimpin pemberani dan melindungi kaumnya! Dalam satu kelompokpun kadang terjadi pergantian anggota, biasanya diawali dengan penampilan orang membawa papan nomor, eh, itu mah bola. Pergantian anggota ini penting untuk menghindari kejadian inbreeding yang dapat membahayakan populasi.

strength

[Bangun Pagi] Para primata memiliki kebiasaan bangun pagi. Bukan karena akan menunaikan sholat subuh atau akan olahraga. Semata-mata mereka bangun pagi karena mereka ingin pergi ke kantor mencari nafkah. Kantor mereka adalah hutan, nafkah mereka adalah bagian dari vegetasi yang bisa dimakan. Perjalanan mereka dari sarang biasanya dimulai dengan teriakan-teriakan yang memecah kesunyian hutan. Morning call, para ilmuan menyebutnya. Setelah itu, mereka mulai bergerak dalam satu kelompok menjelajah hutan.

morning

Tidak ada yang salah dengan bangun pagi, bahkan banyak keuntungannya. Salah satunya adalah untuk menjaga kesehatan tubuh serta mempersiapkan hari dengan lebih mudah. Udara yang terasa segar di pagi hari akan menyehatkan paru-paru kita. Sebenarnya, yang terjadi adalah adanya peningkatan jumlah oksigen yang bisa dihirup paru-paru yang akan memperkaya darah. Darah mengedarkannya ke seluruh sel dalam tubuh. Sehatlah kita, jika sering bangun pagi. Mood pun akan membaik jika hari kita diawali dengan bangun pagi. Primata aja bisa, kenapa kita enggak?

skywalking

[Memberi Manfaat pada Vegetasi Bawah di Selasar Hutan] Saat mereka menjelajah hutan, saat itulah mereka berperan dalam menjaga ekosistem hutan. Pada umumnya, hewan yang memiliki emosi ini berjalan dengan cara bergelantungan di antara ranting-ranting pohon. Kadang mereka berjalan di tanah sekedar ingin makan tanah, eh, benar! Buah-buahan dan dedaunan mereka peroleh dari bagian kanopi hutan. Tentunya buah yang dimaksud bukanlah buah yang sering kita jumpai di supermarket. Seringnya, mereka memakan sejenis buah yang kecil, berry-berryan, dan lain sebagainya. Mereka makan tanah, katanya, untuk menjaga asupan mineral mereka.

Saat mereka bergelantungan itulah, mereka menyibak kanopi hutan, rerantingan dan dedaunan. Saat itulah cahaya matahari masuk ke dalam selasar hutan. Secara tidak langsung mereka telah memberikan cahaya matahari pada tumbuhan-tumbuhan penutup hutan yang berada di bawah kanopi. Ya, mereka memberi manfaat pada sesama penghuni hutan.

ranger

[Mereboisasi Hutan setiap Hari] Saat mereka makan, kadang buah itu dibawa berjalan di rerantingan jauh dari asal buah tersebut. Saat itulah ia membuang sisa makannya berupa biji di tempat yang baru tersebut. Sesungguhnya, ia telah membantu penyebaran biji dari buah yang dia makan. Mereka melakukan ini setiap hari, reboisasi tanpa perencanaan Pemerintah (yang sibuk mereview izin guna lahan untuk perkebunan sawit)!

einstein

[Mencari Solusi] Apa yang dilakukan para primata saat menjumpai hal yang baru? Simpanse dikenal sebagai primata yang paling pintar. Telah diketahui pula, simpanse mampu mengambil buah yang hanyut di sungai dengan ranting. Orangutan Sumatera, baru-baru ini diketahui BBC, menggunakan dedaunan sebagai alas kaki dan tangan untuk melindungi diri dari duri saat waktu mencari makan. Mungkin dalam beberapa milenia ke depan, primata dapat menggunakan berbagai macam alat yang sederhana. Ya, mereka pintar! Ups, asal jangan sampai kejadian di Planet of the Apes terjadi.

love

[Setia] Primata ini dikenal sebagai primate yang SSM, setia sampai mati, atau TKLWDMI, tidak kawin lagi walau ditinggal mati istri. Jenis ini tinggal di sekitar pegunungan Gede Pangrango dan hanya dijumpai di sana. Please, orang Indonesia bisa mencontoh jenis kera ini, malu atuh. Siapakan dia? Hilobates moloch namanya, Owa Jawa namanya, walau hidup di tanah Sunda. Tapi, tanah Sunda di mana? Ya, di pulau Jawa juga.

Mana ranger nya? Power Ranger? bukan! Ranger itu penjaga hutan. Mau jadi ranger? Lihat caranya di sini. Atau mungkin BKSDA bisa membantu. Oke. Demikianlah beberapa pengetahuan mengenai primata. Semoga bisa menjadikan cerminan bagi pribadi diri kita. Akhirul kalam, eh, kaya pidato kuliah subuh, semoga bermanfaat. Tentunya, Salam Fauna!

primata