Kemarin, saya menemukan poster yang bagus, yang tersisipkan di salah satu buku lama terbitan luar negeri. Buku yang berjudul (Teacher Guide) Great Development in Biology (ISBN 0028266528) ini ditemukan secara tidak sengaja di lemari koleksi buku Departemen Biologi. Buku terbitan McGraw-Hill ini menyisipkan poster berjudul Discovering the Living World.

discovering the living world

Menariknya, dalam poster (yang sepertinya dibuat pada tahun 1995 – sesuai tahun terbit buku) tersebut, nama Indonesia disebut dalam menggambarkan penemuan yang ‘wah’ terkait bidang Biologi. Adalah Wallace, pembangun teori evolusi yang mirip dengan teori Darwing, diceritakan mengunjungi Borneo dan Celebes yang merupakan bagian dari kepulauan Indonesia pada 1850an. Setelah sebelumnya, digambarkan bahwa Darwin mengeksplorasi Galapagos pada 1831-1836 lengkap dengan gambar beberapa perbedaan Galapagis finch.

Babak ini menggambarkan bahwa manusia mulai berfikir secara ilmiah setelah sebelumnya dalam poster dijelaskan tentang dugaan bentuk rupa bumi dan monster laut yang digambarkan suka menyerang perahu manusia. Kalimat sebelum kalimat ini adalah contoh kalimat yang tidak baik. Kalimat tersebut berhasil menggambarkan sesuatu dengan cara yang berliku-liku. Ok? Selanjutnya, di dalam poster tersebut dijelaskan tentang penemuan eel pada kedalaman 6000 m di bawah laut, teori continental drift, ikan laut dalam, foto satelit bumi, dan eksplorasi laut dalam dengan perangkat the ALVIN pada 1977.

Penemual eel bawah laut ini membuktikan bahwa ada kehidupan pada daerah tanpa cahaya. Menarik? Iya. Tiada cahaya matahari maupun lampu PLN di sana. Teori continental drift tersebut, by AL Wegener, membantu menjelaskan distribusi organisme yang hidup di berbagai belahan dunia ini.

Bathyschape adalah perangkat yang digunakan untuk melihat keberadaan ikan laut dalam yang benar-benar baru. Daripada mencari lampu PLN, mereka menciptakan lampunya sendiri. Bathyschape diceritakan dalam poster tersebut berhasil membawa dua orang menyelam ke Palung Mariana pada tahun 1948!

Foto satelit bumi pada tahun 1960an membuat manusia mulai berfikir bahwa planet bumi adalah integrasi dari berbagai ekosistem yang ada di bumi. Selanjutnya, citra (gambar) satelit mengenai bumi, membuat manusia lebih peka terhadap isu lingkungan.

The ALVIN, bukan Alllviiiin!, membuka babak baru ekspolrasi makhluk hidup. ALVIN telah membantu ilmuan dalam mempelajari deep sea hot spring (2500 m) dekat pulau Galapagos. Ternyata, ditemukan pula kehidupan (mikroorganisme) yang tidak menggunakan energi dari matahari, melainkan dari oksidasi hidrogen sulfida!

Menarik untuk dilihat, jika poster tersebut benar dibuat pada tahun 1995 (atau pada edisi cetak selanjutnya), maka dengan cara apa poster tersebut dibuat. Mungkin dengan Photoshop versi 4.0. Entahlah.

Akhirnya, setelah timeline pada 1977 tersebut, apa yang bisa ditampilkan? Apa yang bisa kita tampilkan?

Catatan: poster sudah saya pasang, berharap ada inspirasi dari sana.