Category: Animanga

Pengendalian Tangan Virtual oleh Monyet: Embrio dari Robocop, Gundam, dan Jaeger

Primata dikenal sebagai hewan yang cerdas. Baru-baru ini, monyet diketahui berhasil mengontrol lengan prostetik, lengan robot, dengan menggunakan pikirannya.  Beberapa elektroda sebelumnya ditanam pada otak. Elektroda ini mengenal pola khusus dari aktivitas elektrik di otak kala otak mulai berfikir. Pola ini kemudian diterjemahkan menjadi pergerakan lengan robot tersebut. Namun, saat ini percobaan tersebut baru dapat diaplikasikan pada satu lengan robot saja. Hal ini dikarenakan pola yang muncul jika kedua tangan digerakkan menjadi susah diterjemahkan.  Continue reading

Spesial Malam 1 Syuro

[polldaddy poll=7541682]

Apa yang terlintas di benak Anda kala mendengar kata 1 Syuro?  Mungkin poll di atas bisa membantu Anda menemukan jawabannya. Tentunya, Anda pasti sudah punya jawaban sendiri.

Penulis akan menambahkan sendiri apa yang ada di benak penulis, cielah benak, apa itu 1 Syuro?

  • Syuro = Muharram
    • Tentu saja, syuro merupakan sebutan masyarakat jawa untuk menyebut bulan Muharram. Continue reading

Lembah Kengerian

asimo.honda.com

Masahiro Mori adalah seorang ahli robot dari Jepang yang dikenal dengan pekerjaannya mengenai respon emosi manusia pada sesuatu yang bukan manusia, sebagaimana pandangannya pada agama dan robot. Awalnya, Mori dikenal ketika mempublikasikan artikel Bukimi no Tani atau The Uncanny Valley (lembah kengerian) di jurnal Energy. Dia menyebutkan mengenai hipotesis jika robot yang semakin mirip manusia maka pada suatu saat ia akan tampak mengerikan. Selain itu, ia juga dikenal akan tulisannya mengenai implikasi metafisik dari robot dalam The Budha in the Robot: a Robot Engineer’s Thought on Science and Religion. Pada tahun 1988, ia mendirikan kompetisi robot tingkat nasional pertama di Jepang yang dikenal dengan Robocon. Mori kemudian dikenal sebagai Bapak Robocon dan juga kakek dari kebanyakan robot Jepang, termasuk Asimo.  Asimo merupakan humanoid robot dari Honda yang dibuat oleh Toru Takenaka, murid dari Mori.

Continue reading

Ano Hi Mita Hana no Namae o Bokutachi wa Mada Shiranai review

Snap1 ed

Sebuah anime yang berarti The Flower We Saw That Day ini sangat menghargai persahabatan yang sampai mati. Anime yang juga menghormati masterpiece gaming system asal Jepang ini terkesan membingungkan di awal. Pada akhir episode barulah terjawab semua misteri yang bisa membuat Anda menangis. Penuh dengan bumbu cerita yang memainkan emosi penonton. Serta, Akhir episode yang lebih lebay dan menarik dibanding sinetron Indonesia. Anime ini, seperti anime lain, tidaklah menggambarkan konflik antar bangsa, perang, atau komedi. Namun, anime ini memiliki konflik yang lebih masuk akal yang menyajikan emosi, kemunafikan, dan perjuangan untuk menjaga persahabatan.

Produksi & Cast:
web site resmi
25 menit/episode
A-1 Pictures Continue reading

© 2017 bios-logos

Theme by Anders NorenUp ↑