Tag: IPB (page 1 of 3)

Rangkuman Hasil Penelitian IPB tentang Analisis Ekowisata TN Meru Betiri dan TN Alas Purwo di Kabupaten Banyuwangi

Ekowisata didefinisikan sebagai salah satu bentuk kegiatan pariwisata berwawasan lingkungan yang mengutamakan aspek konservasi alam, aspek pemberdayaan sosial budaya ekonomi masyarakat lokal, serta aspek pembelajaran dan pendidikan.Taman Nasional (TN) Meru betiri dan TN Alas Purwomerupakan dua buah kawasan ekowisata yang terdapat di kabupaten Banyuwangi. Masing-masing kawasan tersebut memiliki karakter yang unik yang berbeda dari kawasan wisata yang lain di Indonesia. Kedua kawasan tersebut memiliki kesamaan dalam hal keberadaannya sebagai salah satu kawasan ekowisata yang menjadi bahan kajian yang menarik di Institut Pertanian Bogor (IPB).

Taman nasional merupakan kawasan konservasi baik daratan maupun perairan yang memiliki ciri khas tertentu, dan mempunyai berbagai macam fungsi. Fungsi tersebut antara lain perlindungan sistem penyangga kehidupan, pengawetan dan pemanfaatan secara lestari jenis tumbuhan dan satwa serta ekosistemnya.Taman nasional ini dikelola dengan sistem zona dan dapat dimanfaatkan untuk kepentingan penelitian, ilmu pengetahuan, pendidikan, menunjang budidaya, kebudayaan dan pariwisata/rekreasi alam.

Sistem zona merupakan penataan kawasan taman nasional berdasarkan fungsi dan peruntukannya sesuai kondisi, potensi dan perkembangan yang ada. Secara umum pembagian zona pada setiap taman nasional mencakup zona inti, zona rimba/bahari, zona pemanfaatan dan atau zona-zona lain yang ditetapkan berdasarkan kebutuhan pelestarian keanekaragaman hayati. Zona inti merupakan kawasan utama sebuah taman nasional yang tidak diperkenankan adanya perubahan apapun dari kegiatan manusia kecuali untuk kegiatan penelitian, pemantauan, perlindungan, dan pemanfaatan. Zona rimba (daratan) atau zona bahari (perairan laut) merupakan kawasan yang berfungsi sebagai penyangga zona inti dengan kegiatan yang boleh dilakukan adalah kegiatan yang sama dengan zona inti dengan penambahan kegiatan rekreasi terbatas. Zona selanjutnya adalah zona pemanfaatan untuk kawasan penampungan pengunjung dan pengelolaan.Di sini dapat dibangun sarana akomodasi pengunjung dan sarana pengelolaan taman nasional.

TN Meru Betiri (TNMB) dan Alas Purwo (TNAP) adalah dua jenis taman nasional yang berada di kabupaten Banyuwangi. Secara geografis, TNMB yang ditetapkan menjadi taman nasional pada tahun 1997 ini memiliki cakupan wilayah di kabupaten Jember dan Banyuwangi.Sedangkan TNAP terletak seluruhnya di kabupaten Banyuwangi, yaitu, di Kecamatan Tegaldlimo dan Purwoharjo. Continue reading

Resumes of First International Conference on Tropical Biology, Bogor 2013

First International Conference on Tropical Biology October 2013, IPBICC, Bogor, Indonesia

ENHANCING & PROMOTING THE REAL VALUES OF TROPICAL BIODIVERSITY OF SOUTHEAST ASIA

Here is my resumes of my attendace in First International Conference on Tropical Biology October 2013, IPBICC, Bogor, Indonesia. This is first part of my resumes. I also made a graphical illustration about the resumes below. Here we go:

Tropical Biology for Environmental Integrity

 

  1. Plantation, Forest, and Climate Change
    1. Oil Palm Plantation have high alpha diversity and very low beta diversity
    2. Rubber Plantation have low alpha and beta diversity
    3. Forest have high alpha and beta diversity
    4. Plantation show high amount of invasive alien species and generalist
    5. Forest are rather composed by specialist
    6. Aquaculture and oil palm plantation are source of  deforestation as well as the largest source of CO2-eq emissions in Karang Gading and Langkat Timur Laut Wildlife Reserve
    7. Tree with high carbon sequestration and long lived have low rate of CO2 uptake and otherwise Continue reading

Syair untuk Seorang Petani dari Waimital, Pulau Seram, yang pada hari ini pulang ke Almamaternya


Syair untuk Seorang Petani dari Waimital, Pulau Seram, yang pada hari ini pulang ke Almamaternya

I
Dia mahasiswa tingkat terakhir
ketika di tahun 1964 pergi ke pulau Seram
untuk tugas membina masyarakat tani di sana.
Dia menghilang
15 tahun lamanya.
Orangtuanya di Langsa
memintanya pulang.
IPB memanggilnya
untuk merampungkan studinya,
tapi semua 
sia-sia.
 Continue reading

(Mungkin) Ia adalah Orang yang Paling Berbahagia Kemarin

almamater

Puisi di atas dibuat pada tahun 1963 oleh Taufiq Ismail, seorang mahasiswa awal-awal Institut Pertanian Bogor (IPB). Iapun tak menyangka bahwa ia akan membacakannya kembali pada 50 tahun setelah itu, 2013. Bertepatan dengan Reuni Emas 50 tahun IPB, ia membacakannya kembali di depan ribuan alumnus IPB yang memadati Jakarta Convention Centre sabtu malam (5/10). Iapun mengungkapkan rasa bangganya dapat membacakan puisi itu kembali. Iapun mengingatkan janganlah berbangga atas almamater, karena berbangga dekat dengan kesombongan. Berbanggalah dengan bersyukur memuji Alloh SWT, lanjutnya. Sambil berkelakar iapun mengatakan bahwa sepertinya tidak mungkin ia akan membacakannya kembali pada perayaan 100 tahun IPB.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga membacakan puisi dan bercerita tentang rekan mahasiswanya yang menghilang 15 tahun. Ia menghilang saat melaksanakan praktik lapang dan tidak kembali ke kampus. Ia menghabiskan 15 tahun di pulau Seram ‘hanya’ untuk mengajarkan petani lokal cara bertani yang baik. Tanpa gaji dan publikasi ia bekerja tanpa henti. Sampai akhirnya ia dipanggil kembali oleh IPB untuk menyelesaikan gelar insinyurnya. Tanpa  setelan yang layak, ia ‘terpaksa’ datang ke Bogor untuk ujian. Kisah nyata yg susah dilakukan kembali oleh generasi sekarang ini dapat dilihat di sini.

berikut adalah beberapa tipe mahasiswa yang saya amati selama kuliah di IPB

berikut adalah beberapa tipe mahasiswa yang saya amati selama kuliah di IPB

a. mapres (mahasiswa Berprestasi)
mapres ini merupakan tipe mahasiswa yang rajin, IPK tinggi, rajin berorganisasi, dan dikenal cerdas dan pandai berbicara

b. mabia (mahasiswa biasa)
seperti saya, ini merupakan mahasiswa yang biasa saja, ipk biasa, organisasi biasa, biasa ngerjain laporan telat, dan memiliki kebiasaan baik dan buruk sekaligus Continue reading

Respirasi Anaerob

Artikel ini bukan sebagai acuan pustaka!

 

Praktikum ini sedikit banyak mengingatkan tentang salah satu makanan tradisional yang cukup terkenal di Indonesia: tape. Tape merupakan salah satu pangan olahan dari proses fermentasi. Proses ini merupakan salah satu mekanisme penghasil energi ketika oksigen tidak tersedia di lingkungan suatu sel.

Inti dari praktikum ini adalah mengamati proses fermentasi yang dilakukan oleh mikroorganisme yaitu ragi.

What the amazing momment?
Percobaan dilakukan dengan membuat makanan bagi kebanyakan mikroorganisme yaitu glukosa. fungsi tabung kecil (biasa disebut durham) adalah untuk melihat apakah Continue reading

Persaingan antar Tanaman Berbeda Jenis

Persaingan antar Tanaman Berbeda Jenis

Artikel ini bukan sebagai acuan pustaka!

Setelah belajar mengenai sekresi dan eksresi, izinkan saya bercerita. Manusia bersaing mendapatkan harta. Tahukah Anda, saat ini Anda sedang bersaing untuk memperoleh harta juga? Dengan kuliah Anda bersaing untuk memperoleh harta di masa depan, tentunya hrta untuk sandang, pangan, dan papan, dan jika ada, Anda sedang bersaing untuk mendapatkan cinta si Dia. LOL. Oke, praktikum ini mempelajari persaingan tanaman (bukan tumbuhan-ingat bedanya?), bagaimana jarak tanam dan penanaman bersama dengan spesies lain dapat mengganggu pertumbuhan.

http://www.youtube.com/watch?v=00o4bZB4csA

What the amazing moment?
Yang paling berkesan adalah praktikum ini dimulai pada minggu ke 6 praktikum sampai akhir praktikum! Anda Continue reading

Keanekaragaman Tumbuhan

lumuthati-bertalus

Artikel ini bukan sebagai acuan pustaka!

 

 

Ganggang dianggap oleh sebagian ilmuan berevolusi menjadi tumbuhan. Tumbuhan yang paling sederhana disebut lumut, kemudian paku, dab jenis tumbuhan berbiji sebagai jenis yang paling maju. Dalam praktikum ini, anda akan mengamati herbarium lumut, paku segar, dan tumbuhan pinus – kembang merak. Khusus pinus dan burung merak (bukan hewan ya) akan dilihat struktur vegetatif dan reproduksinya. Jadi carilah kembang merak yang punya bunga (sekali lagi, bukan hewan)

What the amazing moment?

Ada dua jenis daun pada paku yang anda amati. Ada yang fertil ada yang steril. Daun fertil ditandai dengan adanya Continue reading

Keanekaragaman Ganggang

 

 

 

Artikel ini bukan sebagai acuan pustaka!

 

Setelah praktikum sebelumnya Anda belajar menggambar, sekarang saatnya Anda lebih belajar menggambar. Anda akan dihadapkan dengan berbagai spesimen ganggang yang multiselular dan tentunya dapat dilihat dengan mata. Sebelum memulai praktikum ini, alangkah lebih baiknya Anda tahu mengenai berbagai jenis ganggang dan pigmen fotosintesisnya. Selain pengamatan ganggang yang besar, Anda juga akan mengamati ganggang mikroskopis seperti diatom.

What the amazing moment?

Diatom benar-benar cantik! Apalagi jika Anda bisa menemukannya dalam perbesaran 40×10. Ingat kembali bagaimana Continue reading

Keragaman Protista: Protozoa

Keragaman Protista: Protozoa

Artikel ini bukan sebagai acuan pustaka!

Cek materi sebelumnya mengenai Eurotium di sini. Protista merupakan salah satu kingdom dari sistem 5 kingdom Whittaker. Protista secara umum dibagi menjadi protozoa dan alga. Protozoa biasanya disebut sebagai nenek moyang hewan, dan alga berevolusi menjadi tumbuhan darat. Pada praktikum ini, Anda akan mengetahui bagaimana penampakan makhluk hidup yang kecil ini. Anda akan tahu bagaimana makhluk kecil ini sangat lucu dan menggemaskan (ini ketika Anda melihat Paramecium).


What the amazing momment?
Paramecium sangat lucu! (terutama ketika Anda memergokinya sedang bergoyang Continue reading

Older posts

© 2017 bios-logos

Theme by Anders NorenUp ↑