Tag: tips

Tips Memperoleh Jurnal Ilmiah

Banyak mahasiswa yang kebingungan jika diminta membuat artikel berdasarkan suatu jurnal ilmiah. Cara yang paling mudah untuk memperoleh jurnal ilmiah adalah dengan mengunjungi perpustakaan. Mudah, murah, dan susah dalam memperoleh artikel sesuai yang diinginkan. Susah terjadi saat jurnal yang diinginkan tidak ada. Susah juga ditemukan saat mencari di Google di mana jurnal yang diinginkan ternyata jurnal berbayar. Saat ini, masih banyak yang mengandalkan fasilitas Google, sedikit pula yang melihat Google Scholar.  Putus asa? Cobalah mengetikkan keyword di Google dengan format berikut ini Continue reading

Kesederhanaan dalam kekayaan

Kesederhanaan dalam kekayaan

Ada sebuah anekdot seperti ini: suku A di jawa lebih mementingkan penampilan dibanding dapur ngebul, sementara yang lain mengatakan lebih penting dapur ngebul disbanding penampilan. Hal ini didasarkan pada penampilan diri dan penampakan rumah suku A lebih elegan disbanding suku yang lain. Begitu pula ketika melihat ke propinsinya yang lebih mementingkan penampilan jalan, rumah, gapura, dan lain sebagainya. Seringkali karena kesederhanaannya, suku yang lain dicap sebagai suku yang miskin atau terbelakang. Apapun dasar dan panggilan terhadap suatu suku, kesederhanaan mutlak diperlukan. Tidak ada ajaran agama yang mengajak umatnya untuk hidup berfoya-foya. Untuk kaya iya, tapi untuk foya-foya tidak.

Pandangan manusia terhadap yang lainnya tentang kesederhaan dan kekayaan sebenarnya didasarkan pada parameter yang dibuat manusia itu sendiri. Ada parameter global, ada parameter lingkungan sekitar. Parameter global didasarkan pada informasi yang meluas seperti hal yang diperoleh dari pendidikan, televisi, dan ajaran pemerintah. Hal yang sederhana adalah seperti ini: begitu booming handphone Bl*ckberry muncul, ramai-ramai produsen hp membuat yang serupa, masyarakatpun melihat kalangan yang ber-Bl*ckberry adalah masyarakat yang keren, kaya, dan gaul. Maka, masyarakat tersebut mulai membeli hp yang serupa tapi tak sama dari produsen lain. Ketika lebaran, para pemudik bang memamerkan hp tersebut ke warga sekitar. Pertanyaannya adalah, apakah semua kalangan yang memiliki hp Bl*ckberry tersebut adalah orang yang keren, kaya, atau gaul? Pastinya jawabanya ada yang iya ada yang tidak. Karena banyak orang yang membeli hp tersebut untuk alas an gaya dan update status. Di lain sisi, masyarakat sangat mudah terpengaruh oleh charisma televisi dan artis. Segala hal yang ditampilkan pada televisi biasanya akan memasyarakat atau ditiru masyarakat-siapapun itu. Di sini peran pendidikanlah –dan agama- yang penting untuk membatasi badai pandangan global tersebut.

Di suatu tempat, di sudut terpencil jamrud katulistiwa, berdiamlah suku pedalaman yang tinggal di hutan yang sedang memperoleh pendidikan dari tenaga guru pemerintah yang mau bersusah mengajar di sana. Pendidikan sektika menagajarkan standar hidup baru bagi suku tersebut. Mereka diajar membaca, setelah bias, mereka akan membaca Koran (yang mungkin masuk) dan buku (yang biasanya dibawa guru tersebut), dan mulailah beragam pemikiran luar merasuk ke dalam benak suku tersebut. Hal yang lebih parah terjadi pada kawasan di mana suku terpencil tinggal diubah menjadi kawasan wisata. Suku tersebut akan mengenal uang, tulisan, dan budaya baru yang dating ke tempat mereka. Di sinilah sebenarnya parameter lingkungan sekitar terhadap kesederhanaan mulai dihancurkan sedikit demi sedikit. Masyarakat dalam suku tersebut mulai mencoba menjadi orang lain yang datang ke tanah mereka. Dahulu mereka hanya berfikir cukup untuk makan sudah kaya, dan setelah perubahan terjadi, cukup makan tidaklah cukup.

Krisis multidimensional terjadi ketika kesederhanaan sudah tidak diindahkan dan hanya jadi pemanis pelajaran moral di sekolah-sekolah. Siapapun itu, kesederhaan wajib diterapkan. Orang kaya sederhana, orang miskin lebih wajib sederhanya. Orang kaya membagi hartanya kepada yang kurang mampu, orang miskin tidak berlagak kaya. Cari dan penuhi kebutuhan, bukan keinginan. Akhirnya, jika Anda mampu, tidak ada salahnya untuk berbagi dengan sesama bukan.

© 2017 bios-logos

Theme by Anders NorenUp ↑